Peningkatan budaya k3 erat hubungannya dengan penggunaan / pemilihan antara leading dan lagging indicator. Perbedaan antara indikator utama (leading indicators) dan indikator tertinggal (lagging indicators) terletak pada fokus waktu, tujuan, dan jenis data yang diukur dalam sistem manajemen keselamatan kerja.
Sebagai perumpamaan, perbedaan ini mirip dengan mengendarai mobil: indikator utama adalah seperti melihat melalui kaca depan untuk mendeteksi tikungan atau hambatan di depan jalan agar bisa menghindar, sedangkan indikator tertinggal adalah seperti melihat ke kaca spion untuk mengetahui apa yang sudah dilewati atau jika mobil baru saja menabrak sesuatu di belakang.
Berikut adalah rincian perbedaan utama keduanya berdasarkan sumber-sumber yang tersedia:
Berikut adalah rincian perbedaan utama keduanya berdasarkan sumber-sumber yang tersedia:
Fitur | Indikator | Indikator |
Perspektif | Menatap ke depan (Prospective) | Menatap ke belakang (Retrospective) |
Contoh Data | Kehadiran pelatihan, laporan near-miss, audit | Angka kematian, jumlah kecelakaan kerja, biaya kompensasi |
Karakteristik | Menunjukkan tren sebelum insiden terjadi | Mengukur kegagalan sistem yang sudah terjadi |
Fungsi Utama | Mengidentifikasi dan mengontrol bahaya | Melaporkan dampak insiden untuk kepatuhan regulasi |
Link:
1. Budaya k3 nasional
Website Keselamatan dan Kesehatan Kerja, mendiskusikan tentang: Manajemen risiko k3, sistem manajemen k3, budaya k3. Dan tentu dengan menambah hal-hal baru sesuai perkembangan ilmu dan teknologi mutakhir
Artikel serial Budaya Keselamatan Kerja / Budaya K3