1. Formulir Laporan Kelelahan Mandiri
Pengemudi wajib mengisi formulir ini 30 menit sebelum mulai bertugas (Sign-On).
Sangat Segar (1)
Sangat Mengantuk (9)
Status: Sangat segar, waspada penuh.
Skor Kelelahan Kalkulasi
0
Risiko Rendah
Rekomendasi Langsung
- ✓ Pengemudi layak untuk bertugas.
- ✓ Lanjutkan ke pemeriksaan fisik standar.
2. Panduan Penjadwalan Berbasis Skor Kelelahan
Metodologi ini digunakan oleh Dispatcher/Penjadwal untuk menentukan intervensi yang diperlukan berdasarkan total skor kelelahan (Skor Tidur + Skor Waktu Bangun + Skor KSS).
| Skor | Kategori Risiko | Tindakan Mitigasi |
|---|---|---|
| 0 – 2 | Sangat Rendah | Normal; tidak diperlukan intervensi khusus. |
| 3 – 4 | Rendah | Edukasi; ingatkan pengemudi untuk lapor jika kondisi menurun. |
| 5 – 7 | Sedang | Observasi; wajib berhenti 15 menit setelah 2 jam pertama. |
| 8 – 10 | Tinggi | Restriksi; hanya boleh rute jarak pendek atau tugas tandem. |
| 11+ | Ekstrem | DILARANG BERANGKAT; ganti pengemudi atau batalkan rute. |
Korelasi Skor vs Kapasitas Kognitif
Dampak Implementasi Penjadwalan Berbasis Skor
Mengapa Berbasis Skor?
- 1 Objektif: Menghilangkan bias subjektif antara pengemudi dan dispatcher.
- 2 Prediktif: Mendeteksi kelelahan sebelum pengemudi berada di jalan.
- 3 Legal: Menyediakan bukti audit kepatuhan keselamatan (safety compliance).