Depok, Jabar
satrya.net@gmail.com

Program k3 & budaya k3

Komunitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja

program k3 & budaya k3

pengembangan budaya k3, mengembangan budaya k3, budaya k3, budaya keselamatan erja,

ACTS mengembangkan budaya k3

program k3 & budaya k3

All Concern To Safety

Kinerja K3 dan Budaya K3

Apa ACTS?

Acts adalah singkatan dari all concern to safety. Singkatan ini muncul pertama kali kira-kira pada tahun 2002. Waktu nama itu dimunculkan, kedengaran enak, tetapi belum mengkaji lebih jauh dari sisi gramatika bahasa.
Ketika itu saya sedang menekuni disertasi dimana saat itu banyak menggali literatrur tentang budaya, budaya organisasi, dan budaya keselamatan. Ketika itu ide dasarnya adalah membuat suattu program yang sederhana tapi handal. Pemikiran seperti itu timbul karena kala itu beberapa kali saya membaca literatur yang arahnya menyayangkan perkembangan metode di dunia, namun diragukan kehandalannya.Sehingga penulisnya mengatakan “begitu banyak model didunia sehingga membingungkan model mana yang benar”.

Saya mulai berfikir dan menggali lebih banyak lagi literatur dalam bidang safety dan budaya (termasuk budaya organisasi, budaya safety).  Perlahan-lahan apa yang saya lakukan tersebut menampak hasil. Sehingga terbesit didalam fikiran saya bahwa hal banyak dan memusingkan tersebut ada jalan keluarnya, secara garis besar yaitu dengan back to basic.Untuk lebih meyakinkan diri agar dapat menemukan hal-hal seperti apa yang bersifat basic dalam safety, akhirnya digali kembali literatur. Dan pada akhirnya dipadukan semua yang dipikirkan tersebut dalam suatu bentuk program untuk safety, yang bersifat teritegrasi kedalam operasi, dan bersifat lebih fundamental, mengambil sari-sari dari semua yang diperlukan. Itulah akhirnya diberi nama ACTS, suatu program fundamental untuk safety melalui pendekatan budaya k3.

Dalam arti mengembangkan kemampuan / kinerja k3 ya berarti mengembangkan budaya k3.
Dan sebaliknya mengembangkan budaya k3 juga berarti mengembangkan penerapan k3 di perusahaan.

Sehingga yang terbentuk bahwa ACTS tersebut perpaduan yang tak terpisahkan satu sama lain, dan sangat sederhana tapi handal. Dan ACTS tersebut dikonsep bisa diterapkan mulai dari budaya k3 yang masih taraf lemah sampai kepada mengarah budaya k3 yang kuat. Hal tersebut bisa diterapkan karena sebelum ACTS diterapkan, pada masing-masing perusahaan dilakukan pemetaan awal, dan kemudian mengikuti roadmap yang diracang untuk masing masing kondisi perusahaan.

ACTS dan budaya k3

Lingkup ACTS

  • Apakah ACTS juga dimaksudkan untuk keshatan kerja?. 
    Ya. ACTS juga bisa diterapkan untuk K3.
  • Seperti apa yang dimaksudkan program didalam penerapan ACTS?
    Program ACTS terdiri dari dua jenis. Pertama program kerja K3. Yaitu program tahunan K3 yang dijalankan didalam kerangka model ACTS dan dipadukan dengan kondisi nyata di perusahaan. dan menjadi rel roadmap yang dipersiapkan untuk dijalankan. Kedua, adalah program aplikasi komputer sebagai alat pencatatan, laporan, dan evaluasi kemajuan yang bisa menampilkan hasil dengan cara cepat.
  • Berapa lama jangka waktu yang diperlukan menjalankan ACTS?
    ACTS bisa diterapkan tanpa batas waktu oleh perusahaan. Namun tahap awal selama dua tahun pertama, perusahaan di dampingi tim Ahli dari ACTS agar dapat mandiri.
  • Apakah ACTS memerlukan evaluasi dan audit?
    Program aplikasi ACTS membantu perusahaan untuk melakukan audit dan evaluasi. Untuk lebih mendalami / analisis data dari aplikasi tersebut tim ACTS bisa membantu bila diperlukan,

Tujuan dan

Program ACTS dikembangkan untuk bisa diterapkan di perusahaan dari beberapa jenis skala usaha, dan dari beberapa variasi tingkat budaya k3. Tujuan dari menerapkan ACTS adalah untuk memberikan peluang kepada perusahaan untuk mencapai operasi yang unggul (excelent operation). Kegiatan operasi dan k3 menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan satu sama lain.

Program ACTS bertujuan membangun kemampuan / kompetensi yang handal di perusahaan dalam beberapa jenis manajemen k3. Sehingga mampu mandiri dan berjalan didalam track yang baik dan benar

Program ACTS membangun komponen-komponen penting budaya k3 yang dimulai dari program ACTS ini diterapkan. Sehingga setelah program ACTS dapat diterapkan dengan cara mandiri, diharapkan tingkat kematangan budaya k3 perusahaan bisa mencapai kematangan tingkat atas.

Manfaat dari ACTS

  1. Dengan kemampuan kompetensi pengetahuan dan skil yang dapat dihandalkan, pihak perusahaan dapat terhindar dari kebingungan dari pemilihan cara/ metode yang akan diterapkan. Diharapkan pihak perusahaan bisa menentukan secara mandiri langkah-langkah dan hal-hal apa yang diperlukan.
  2. ACTS memadukan hal-hal yang bersifat compliance pada regulasi dengan ilmu, metode yang fundamental untuk menekan risiko k3. Karena ittu ia akan lebih efisien, efektif.
  3. ACTS juga akan memberikan pemahaman kepada karyawan perusahaan serta meningkatkan kompetensi sampai pada taraf handal menerapkan semua program yang dirancang.

Cara kerja ACTS

Pertama sekali sebelum dimulai penerapan modul modul didalam ACTS, dilakukan survey terlebih dahulu. Info dari survey dijadikan basis data untuk menuntun program ACTS. Dan ACTS akan menyesuaikan diri dengan kondisi awal memulai program ACTS.

Program ACTS dibagi menjadi 5 modul. Modul ke 1 s/d ke 4 diinjeksikan secara berurutan waktu sesuai skema waktu yang dirancang. Sedangkan  Modul yang ke 5 (lima) adalah program pengembangan budaya k3 yang diinjeksikan terus menerus mulai dari modul ke 1 diterapkan sampai pada waktu modul ke 4 selesai ditanamkan..

program k3 & budaya k3, mengenbangkan budaya k3, budaya k3, iklim k3, pengembangan budaya k3, program budaya k3

Modul 6.(optional)

      1. Program ACTS juga menyedia modul 6 yang komputerisasi. Data bisa diinput melalui perangkat smartphone atau komputer ke server ACTS di perusahaan. Di komputer diolah lalu disajikan dalam bentuk data atau info hasil olahan yang bisa diakses dari jaringan intranet perusahaan.
      2. Bila perusahaan memiliki beberapa site, modul 6 (aplikasi) bisa disambungkan ke server perusahaan di kantor pusat. Sehingga memudahkan kantor pusat melihat perkembangan di masing-masing site.
      3. Dengan melakukan beberapa penyesuan sesuai keperluan pemerintah, optional ii diatas bisa disambungkan ke kenentrian terkait.

Waktu

Program ACTS diperkirakan memakan waktu 1-2 tahun. Hal tersebut sangat tergantung bagaimana kondisi faktual di lapangan / perusahaan.

 

Related link dengan. ACTS mengembangkan budaya k3

Penilaian budaya k3

Budaya keselamatan kerja

Budaya k3

—– ACTS mengembangkan budaya k3 —–

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial