You are currently viewing Penilaian Budaya K3

Penilaian Budaya K3

Share

Penilaian budaya k3 dan penilaian iklim k3

Penilaian budaya k3 merupakan kegiatan yang mengukur status atau kondisi budaya k3 suatu perusahaan. Ulasan tentang budaya k3 disini hanyalah berupa ulasan singkat, tidak bermaksud untuk menjelaskan hal mendasar, terutama tentang teori-teori. Disini lebih banyak menggambarkan seperti apa penilaian budaya k3 dan / atau penilaian iklim k3, kapan harus dilakukan, dan cara lain yang dapat menggantikan penilaian budaya k3. Semoga perspektif sahabat k3 yang lain dapat melengkapi.
Penilaian budaya k3 pada suatu lembaga dapat memberikan gambaran secara keseluruhan bagaimana perusahaan menganggap, bersikap dan bertindak dalam upaya k3. Yaitu gambaran seperti pemetaan di perusahaan. sehingga dapat tergambar seberapa kuat budaya k3 satu perusahaan, seberapa siap peruahaan akan menerapkan upaya k3. Siap dalam arti luas, termasuk siap dalam dukungan pendanaan, peralatan, sumber daya manusia yang kompeten, dan iptek. Disamping itu penilaian_budaya k3 juga bisa melihat variasi budaya didalam suatu perusahaan yang bisa disebut sebagai sub-budaya k3. Sub-budaya k3 bisa seperti dibawah ini:

Sub budaya k3

  • Sub budaya k3 secara horizontal, seperti: su budaya k3 tiap departemen, sub budaya k3 tiap divisi, dst.
  • Sub budaya k3 secara vertikal, seperti: sub budaya k3 pada manajemen atas, sub budaya k3 manajemen tengah, manajemen bawah, dan seterus sampai pada sub budaya k3 pada tingkat operator.

Variasi sub budaya k3 sangat mungkin bisa terjadi. Bila perbedaan begitu besar, maka pengaruh dari sub budaya k3 yang kurang baik dapat mempengaruh sub budaya k3 yang sudah baik. Atau bila perbedaan tersebut terjadi secara horizontal maka bisa menjadi hambatan proses manajemen k3. Dengan kata lain bisa menyebabkan putusnya rantai kendali, komando dari atas kebawah.

Kapan menilai budaya k3

Penilaian budaya k3 perusahaan sebaiknya mulai dilakukan setelah semua persiapan sistem manajemen untuk k3 telah dipenuhi terlebih dahulu. Dengan kata lain, pendekatan budaya k3 dalam mencapai kinerja k3 yang baik merupakan finishing dari semua upaya k3. Banyak alasan untuk itu, dan alasan yang paling mendasar adalah terbentuknya budaya k3 memakan waktu yang cukup lama (mungkin sampai beberapa tahun). Karena itu, sebelum persiapan diatas belum terpenuhi maka di kuatirkan budaya k3 belum terbentuk, dan penilaiannya tidak tapat sasaran.

Pengukuran iklim k3

Bila sistem manajemen untuk k3 diyakin belum berjalan dengan baik, cara lain yang dapat menggantikan pengukuran budaya k3 adalah penilaian iklim k3. Berbeda dengan budaya k3, penilaian iklim k3 dapat menggambarkan values sesaat. Artinya values dalam periode pendek tertentu. Yang perlu digaris bawahi kembali adalah gambaran iklim k3 adalah gambaran yang lemah, inkonsisten, kurang dapat diandalkan. Persepsi respon yang menjawab kuesioner sangat mudah dipengaruhi faktor faktor kemanusiaan, bahkan lebih dari persepsi itu bisa di seting agar menuju pada persepsi tertentu.

Salam, walaupun singkat, mudah2an bermanfaat.

Tautan yang mirip:

Jangan lupa dibawah ini terdapat beberapa link judul postingan yang sangat berkaitan dengan postingan ini.

Maturitas budaya k3 / Safety Culture Maturity
Penilaian iklim k3
Budaya k3 perusahaan
Budaya k3 yang kuat (pengalaman kunjungan)
Tingkatan budaya k3
Program pengembangan budaya k3